Minggu, 09 Mei 2010

Chrisye Ingin Terlahir Kembali

Do you ever feel like you know just enough about news to be dangerous? Let's see if we can fill in some of the gaps with the latest info from news experts.
Mengenang suami yang telah meninggal tentu membawa kesedihan. Namun jika tak larut dalam kesedihan kita bisa ambil hikmahnya. Seperti Noor Damayanti (Yanti), istri almarhum Chrisye, bersyukur suaminya yang pendiam banyak cerita tentang dirinya semenjak divonis kanker dan akhirnya meninggal. Kisah perjuangan akhir Chrisye menjemput ajal dibukukan dalam THE LAST WORDS OF CHRISYE.

Ditemui di Plaza Senayan, Jumat (7/5), saat peluncuran buku karya Alberthiene Endah tersebut Yanti menuturkan rasa syukurnya. "Saya sangat berterima kasih sekali karena ini adalah hikmah yang didapat Chrisye karena ketika dia diberi sakit sama Allah dia bisa melihat hal-hal apa yang kurang, jadi sudah waktunya dia memohon ampunan atas apa kekurangannya selama ini," katanya.

Now that we've covered those aspects of news, let's turn to some of the other factors that need to be considered.

Yanti menambahkan, suaminya bisa berproses menjadi terbuka karena sakitnya. "Jadi dia mensyukuri, dan saya pun mensyukuri bisa mengalami perjalanan hidup yang belum tentu orang lain mengalami. Saya akhirnya tahu ada masalah yang belum terselesaikan antara Jocki, Erros, Chrisye. Tapi biasanya dia tidak mau bicara soal itu," terangnya.

"Jadi dalam buku ini paling tidak dia bisa jujur kepada dirinya, walaupun aslinya dia tidak mau terbuka, tapi dia mau bicara. Dan itu betul-betul kemajuan bahwa pendiamnya dia tidak selalu membawa kebaikan buat dirinya maupun bagi orang lain. Sampai dia tulis, 'Kalau saya terlahir kembali saya ingin jadi orang terbuka'," tambahnya.

Chrisye selama hidupnya memang dikenal sebagai musisi yang pendiam. "Dia memang tidak terbuka, tapi bersyukur anugerah Tuhan atas suaranya dia itu yang bisa membuat orang lain begitu senang," terang Yanti. (kpl/dis/boo)

This article's coverage of the information is as complete as it can be today. But you should always leave open the possibility that future research could uncover new facts.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar