Selasa, 25 Mei 2010

Selingkuh Halal Fathir - Luna Maya

When you think about news, what do you think of first? Which aspects of news are important, which are essential, and which ones can you take or leave? You be the judge.
Punya pasangan seorang bintang film memang banyak risikonya. Selain harus kuat mental karena pasangannya menjadi idola, juga harus menerima apapun adegan yang dilakukan pasangan. Hal itu benar-benar dipahami oleh Fera Feriska - istri Fathir. Dalam film terbaru Fathir berjudul RATU KOSTMOPOLITAN, ia dihadapkan pada adegan dicium Luna Maya.

"Saya sama istri saya sudah punya komitmen sama saya. Dulu waktu nikah kita bicarakan batas-batas kita di akting. Karena kita kan kerjaannya nggak jauh beda juga, jadi kalau ciuman boleh tapi bukan ciuman yang porno," ungkap Fathir yang ditemui usai press-screening di FX Plaza, Jakarta, Senin (24/5) malam.

If you find yourself confused by what you've read to this point, don't despair. Everything should be crystal clear by the time you finish.

Dikatakannya, untuk adegan ciuman tersebut ia dan Luna sempat take sampai 6 kali. Tapi itu bukan karena gugup atau keenakan. "Nggak sih, itu memang keperluan gambar saja, karena harus diambil dari beberapa angle. Jadi bukan disengaja juga, sutradara yang mau," ujarnya.

Lantas, apa tanggapan Fera melihat adegan itu? "Belum (Fera belum lihat), nggak tahu nanti apa reaksinya. Dia masih melow nggak, ya nggak tahu. Tapi gue sudah komitmen sama dia kalau ini masalah kerjaan. Karena ini kan nyari duit yang halal, jadi selingkuh yang halal lah hahaha...," tandasnya seraya tertawa.

Soal ciuman ini, Fathir juga mengaku tidak perlu minta izin secara khusus kepada sang istri. "Tapi saya kasih tahu pasti karena dia juga baca skenarionya. Jadi memang setiap kali saya dikasih skenario, dia juga mempelajarinya," kata Fathir yang mengaku lebih suka ciuman dengan istri ketimbang Luna Maya.

"Tetap lebih enak sama istri gue lah, kan nggak cuma bisa dicium doang," pungkasnya langsung terbahak. (kpl/adt/boo)

Those who only know one or two facts about news can be confused by misleading information. The best way to help those who are misled is to gently correct them with the truths you're learning here.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar