Minggu, 30 Mei 2010

Konser Dashboard Confessional? Wow!

The more you understand about any subject, the more interesting it becomes. As you read this article you'll find that the subject of news is certainly no exception.
Setelah menanti dari pukul 15.30 WIB di area Lapangan D Senayan, Jakarta, akhirnya Dashboard Confessional, band asal Amerika Serikat yang telah menelurkan 7 album tampil juga sekitar pukul 21.45 WIB. Mereka makin membuat histeris para remaja belia yang sebelumnya sempat dipanaskan penampilan dari Tinkerbells (band SMU asal Jakarta yang terpilih dalam Road to Pond's Teens Concert 2010) sebagai band pembuka, disusul aksi panggung memukau dari Zigaz dan Efek Rumah Kaca, untuk kemudian break pada pukul 17.30 selama 1 jam.

Di sesi kedua gelaran acara Pond's Teens Concert pada Sabtu(29/05)- yang untuk kedua kalinya diadakan Pond's Facial Foam ini, langsung dipanaskan nuansa rock n roll yang diusung The SIGIT dan The Changcuters. Penampilan atraktif Nidji menjadi kumulatif yang arif sebelum konser puncak dimulai dengan tebaran kertas konfeti di udara.

Suhu yang telah memanas kemudian langsung ditimpali personel Dashboard Confessional yang di gawangi Chris Carrabba (vocal, gitar), John Ralston (gitar), Scott Scjoenbeck (bass), dan Mike Mars (drum) dengan Don't Wait sebagai lagu pembuka dan langsung disambut encore para penonton.

If you base what you do on inaccurate information, you might be unpleasantly surprised by the consequences. Make sure you get the whole news story from informed sources.

Good Fight mengalir manis sebagai tembang kedua, disusul Saint and Sailor, Places, dan No News. Lingkaran depan panggung akhirnya menjadi pilihan Chris Carrabba memainkan gitarnya sambil menyanyikan Screaming Infidalities, Again, Disaster, Swiss Army Romance, As Lovers Go, dan Belle Of The Boulevard.

Luapan penonton yang menyemut, membuat kagum sang gitaris John Ralston yang mengatakan, "Saya sangat suka malam ini, lautan manusia seperti air, mirip pesta kolam renang," dengan selorohnya dan langsung disambut Chris dengan menyanyikan El Scorcho, dan I Know About You.

Menjelang tengah malam lagu puncak pun dilantunkan, setelah drama menghilang dari panggung dan crowds meminta, "More, more...," atau berteriak, "We Want More..."

Maka tembang Vindicated, Summer of 69, dan Stolen menjadi lagu puncak sebelum akhirnya ditutup dengan tembang Hands Down yang langsung disambut tebaran kembang api di udara tepat tengah malam. (kpl/bbm/boo)

Hopefully the sections above have contributed to your understanding of news. Share your new understanding about news with others. They'll thank you for it.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar