Jumat, 23 April 2010

Pengacara: Jangan Politisir Masalah Rumah Tangga Rachel - Ebes

The more you understand about any subject, the more interesting it becomes. As you read this article you'll find that the subject of news is certainly no exception.
Tak ada gading yang tak retak. Mungkin pepatah itu yang saat ini tengah sesuai dengan kondisi rumah tangga Rachel Maryam dan Muhammad Akbar Pradana (Ebes). Pengacara Rachel mengatakan kalau sebulan yang lalu Rachel sempat berkonsultasi masalah rumah tangganya tersebut.

"Kurang lebih 1 bulan yang lalu tanggal masuk gugatannya 7 April. Gak satu visi dan misi saja," ungkap Muhammad Joni melalui teleponnya, Jumat (23/04).

If you don't have accurate details regarding news, then you might make a bad choice on the subject. Don't let that happen: keep reading.

Perbedaan pendapat yang terjadi antara Rachel dan Ebes memang sudah diyakini dari diri mereka masing-masing. M Joni selaku pengacara Rachel mengatakan bahwa dalil yang diajukan hanya soal cerai dan anak bukan permasalahan yang lain.

"Cuma ada 2 hal yang jadi pokok yaitu gugatan cerai dan anak. Hal-hal lain masih memungkinkan dan kita cuma mengusahakan yang istilahnya tidak ada kesesuaian lagi sesuai Peraturan Pemerintah No 9 tahun 1975 tentang cek cok suami istri," ungkapnya.

Memang, semenjak Rachel aktif di DPR, banyak kabar yang menyebutkan jika antara pemain sinetron STRAWBERRY dan suaminya ini sudah beda visi dan misi. Namun pengacara Rachel tidak mau itu dikaitkan dengan masalah pekerjaan Rachel tersebut.

"Tidak bisa dipolitisir ke sana. Persoalannya sih sudah lama, mereka sudah beberapa kali sampai dimediasi oleh keluarga mereka sendiri," kata M Joni. (kpl/gum/npy)

If you've picked some pointers about news that you can put into action, then by all means, do so. You won't really be able to gain any benefits from your new knowledge if you don't use it.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar